• February 26, 2018
Menyongsong Blora Kota Koperasi

Terdapat data yang menarik dari Kompas pada tahun 2015 mengenai Pandangan dan keterlibatan masyarakat ke koperasi. Sebagian masyarakat meyakini koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan anggota dan mampu melancarkan usaha anggota. Akan tetapi mereka tidak mau terlibat ke dalam koperasi. Praktik gagal koperasi di sebagain besar daerah menjadi salah satu sebab masyarakat enggan terlibat di koperasi.

Dengan demikian gagasan “Blora Kota Koperasi” bertujuan untuk menciptakan dampak nyata Koperasi terhadap masyarakat baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Serta menciptakan ekosistem perkoperasian yang baik sehingga akan menghambat pertumbuhan praktik koperasi yang merugikan.

Gerakan Kota koperasi dibentuk dengan  melibatkan dari berbagai stakeholder seperti LSM, Akademisi, ormas, maupun pemerintah daerah.  yang akan menciptakan simpul simpul

Peta Jalan Blora Kota Koperasi

Pentahapan menuju Blora Kota Koperasi dimulai dengan konsolidasi ke dalam internal koperasi sebagai tulang punggung gerakan dan konsolidasi keluar lembaga  sebagai daya dukung. Pada taha[ ini bisa dilakukan pertemuan antar lini melalui kopdar dan membentuk website www.blora.kotakoperasi.id

Tahapan kedua adalah mempromosikan praktik praktik koperasi bagus dan ketiga menampilkan hasil capaian baik secara kualitas maupun kuantitas. Pada tahapan ke-empat koperasi memberikan dampak nyata kepada masyarakat karena pada tahap tersebut masyarakat sudah menjadi anggota koperasi. Sehingga pada tahap ke-lima Blora Kota Koperasi bisa diwujudkan secara kelembagaan. Mendorong kebijakan pemerintah, mewujudkan monument  dan seterusnya.

*Materi “Blora Kota Koperasi” bisa di download disini

Short URL: http://bit.ly/2Fy2gsJ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *