• December 11, 2017
Koperasi di Banyumas Sepakat Konsolidasikan Pasar Bersama

Mengawal Gerakan Purwokerto Kota Koperasi, Kopkun Institute undang koperasi-koperasi di Banyumas untuk berkonsolidasi. Target yang pertama adalah mengonsolidasi pasar bersama koperasi melalui teknologi finansial. Gambarannya adalah bagaimana setiap koperasi terhubung satu sama lain, begitupun dengan anggotanya. Dengan cara demikian pasar koperasi tak perlu lagi dibatasi masing-masing kapling koperasi.

Bayangkan misalnya anggota Koperasi A belanja di Koperasi B secara cahsless. Anggota Koperasi B bisa tarik tunai di Koperasi C. Sebaliknya, anggota Koperasi C bisa mengangsur pinjaman hanya lewat ponselnya. Jarak dan sebaran kantor koperasi menjadi tidak relevan. Hal itu hanya mungkin dilakukan bila seluruh koperasi konsolidasikan pasar bersama menjadi terhubung satu dengan yang lain.

 

Dalam kegiatan tersebut Kopkun Institute menghadirkan Tim Fintech dari Bandung dan Bali. Mereka membagi kisah bagaimana masa depan akan penuh dengan disrupsi. “Internet telah merubah semuanya. Bapak-ibu bisa lihat dari industri perbankan yang sekarang giatkan Laku Pandai, tanpa kantor alias branchless”, terang Endy Candra, praktisi fintech koperasi.

“Kita bisa perhatikan video yang saya putar tadi, bagaimana di India, 80% transaksi sudah berjalan secara non tunai atau cashless. Orang belanja di pasar atau warung bisa dilayani secara non tunai”, sambung Endy. Teknologi finansial itu bukan sekedar software atau aplikasi, namun sebuah ekosistem yang hubungan multi pihak: pengembang, pengguna, agregator, koperasi, anggota dan lainnya.

Selain presentasi, kegiatan itu juga diisi dengan demonstrasi penggunaan Fintech SAKTI Link. Peserta antusias untuk mencoba misalnya bagaimana transaksi non tunai hanya dilakukan dengan memindai QR barcode di ponsel satu oleh ponsel yang lain. Transaksi berjalan hanya dalam hitungan 2 detik dan terjadilah perpindahan uang antar ponsel.

Di akhir acara sedikitnya enam koperasi menyatakan tertarik untuk menggunakan fintech tersebut. Bahkan beberapa senior koperasi di Banyumas seperti Bapak Naryo, HC., Ketua KUD Aris mengatakan, “Saya sangat setuju dengan fintech ini. KUD Aris secepatnya akan pakai, karena memang teknologi memudahkan semuanya”, ujarnya. Kemudian Bapak Kuswandi, HC., dari Dinkop Banyumas menyampaikan hal senada. “Saya berharap nanti akan ada forum seperti ini lagi untuk sosialisasikan ke koperasi yang hari ini belum hadir. Secepatnya saya minta Kopkun Institute untuk bertemu dengan pimpinan Dinkop dan presentasikan juga agar secara kelembagaan kita dukung penuh”, ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu, 9 Desember 2017 itu dihadiri sekira 50 peserta dari 20 koperasi di Banyumas. []

Materi Unduhan

  1. Peta Jalan Purwokerto Kota Koperasi 2018-2022 [klik di sini]
  2. Materi Presentasi Fintech SAKTI Link [klik di sini]

 

Short URL: http://bit.ly/2kmRxqR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.