• November 22, 2016
Fokus Kepada Orang, Bukan Gulanya

Sosialisasi Koperasi Produksi Gula

Bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Kab. Banyumas, Kopkun Institute menyelenggarakan sosialisasi koperasi produksi gula di Kec. Sumpiuh. Menggandeng Argo Mulyo Jati (AMJ) sebagai Panitia Pelaksana, kegiatan itu diselenggarakan pada 19, 20 dan 21 November 2016. Sosialisasi mengundang para penderes/ perajin di tiga grumbul Desa Ketanda dan Banjarpanepen, Kec. Sumpiuh, Banyumas bagian selatan.

“Koperasi itu hakikatnya adalah memberdayakan masyarakat. Analoginya seperti bohlam yang kalau dayanya besar, nyalanya makin terang. Nah dengan berkoperasi, Bapak-Ibu didorong lebih berdaya”, tegas Kepala Dinperindagkop Banyumas, Yunianto, SH. M.Hum. membuka rangkaian kegiatan. Turut mendampingi kegiatan itu adalah Pak Toro (Bidang Fasilitasi) dan Pak Kuswandi (Bidang Pengawasan).

Kepala Dinperindagkop sengaja mengalokasikan waktu khusus untuk menghadiri tiga malam kegiatan tersebut karena miris melihat nasib para penderes. Ia mengatakan, “Gula merah di Banyumas ini ekspornya nomor dua di dunia. Tentu aneh kalau penderes hidupnya tak juga sejahtera. Dengan kelembagaan koperasi yang nanti mau dibentuk, harapannya bisa menyatukan kekuatan yang kecil-kecil itu menjadi besar”.

Setidaknya ada 150 penderes yang mengikuti kegiatan sosialisasi yang dibagi di tiga titik. Sebagian besar peserta adalah tua dan sebagiannya yang lain penderes muda. Dan beberapa di antaranya adalah ibu-ibu. Kegiatan itu dilaksanakan sebagai strategi untuk membangun koperasi produksi gula skala besar di Banyumas. “Kalau kecil-kecil, itu tidak akan mencapai skala usaha sehingga tidak efisien”, ujar Pak Kuswandi.

Dalam kesempatan itu Jaka Budi Santosa, MM., Kabid. Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Banyumas hadir sebagai narasumber. Pak Jaka, demikian sapaan akrabnya, menggambarkan bagaimana cluster gula di Banyumas harus bersatu sehingga kuat. “Di Banyumas ini ada 27.000 penderes dengan serapan tenaga kerjanya mencapai 110.000 orang. Kemudian prestasi gula merah Banyumas ini sudah masuk pasaran ekspor ke Eropa, Australia, Amerika, China dan negara-negara lainnya. Gula ini adalah strategis karena menjadi unggulan di Banyumas”, katanya.

Ia melanjutkan, “Bapak-bapak harus guyub dan bersatu sehingga punya posisi tawar. Jangan kemudian egois kelompoknya berdiri sendiri-sendiri. Seperti malam kemarin, karena yang satu produksi gula merah cetak dan satunya gula merah kristal, tidak mau bersatu dalam satu wadah. Itu hanya akan membuat kita semua kerdil, bapak-bapak”, tegasnya penuh semangat.

Masalah itu kemudian dibahas dalam oleh Direktur Kopkun Institute, Firdaus Putra, HC., “Koperasi itu kumpulan orang, bapak-bapak. Sehingga dalam berkoperasi yang dilihat itu adalah orangnya, penderesnya, bukan produk atau gulanya. Kalau yang dilihat orangnya, maka semuanya akan ketemu, tapi kalau yang dilihat produknya, ya nanti sendiri-sendiri. Yang cetak tidak mau kumpul sama yang kristal dan sebaliknya. Kalau yang dilihat orangnya, dengan sendirinya produknya juga akan diurusi!”, tegasnya.

“Contoh AMJ, karena yang dilihat orangnya, banyak layanan yang dilakukan. Selain tempat menjual gula (cetak dan kristal), AMJ juga mengembangkan warung sembako. Ada lagi itu Gerakan Celengan Bambu Seribu untuk membangun budaya menabung di masyarakat. Lalu ada usaha sabut kelapa dan katanya ke depan juga mau membangun padepokan untuk nguri-nguri kebudayaan Jawa”, sambungnya.

Koperasi sebagai kumpulan orang merupakan ruang untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi dalam domain ekonomi, sosial dan budaya. Cara mewujudkannya dengan mendirikan perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan secara demokratis oleh anggota. Itu adalah definisi generik koperasi yang dimaklumatkan oleh International Cooperative Alliance (ICA). “Dengan fokus pada orang, koperasi akan menjadi ruang mempertemukan semua modalitas masyarakat, pemersatu bukan pemecah dan tujuannya adalah untuk mulya sesarengan, bukan sendiri-sendiri” sambungnya. []

MATERI SOSIALISASI: https://www.mediafire.com/?4bdm15utye8e9ow

Short URL: http://bit.ly/2fObUwl

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.