• March 23, 2018
Dapur Komunal Koperasi Penderes Gula Argo Mulyo Jati (AMJ)

Argo Mulyo Jati adalah koperasi pengrajin Gula Kelapa yang berada di Desa Ketanda, Sumpiuh, Banyumas. Diinisiasi sejak empat tahun yang lalu, dari komitmen awal 9 orang penderes gula kelapa saat ini anggota koperasi sudah ada 135 orang. Bergandeng tangan dengan Kopkun Institute, AMJ saat ini sudah mengelola usaha kios warung, pemasaran kolektif. Selain itu ada juga gerakan Celengan Bambu Seribu sebagai layanan simpanan/ menabung. Saat ini AMJ telah memiliki kantor yang cukup representatif.
Terdapat sekitar 10.000 pohon kelapa menjadikan desa Ketanda menjadi salah satu pemasok gula yang besar di Banyumas. Saban hari pengrajin gula kelapa bisa memanjat pohon dua kali, pagi dan sore. Dengan jumlah antara 20-40 pohon setiap hari. Dengan banyaknya pohon yang dipanjat oleh pengrajin, lama waktu memasak gula hingga 6-7 jam membuat AMJ mendirikan Dapur Komunal. “Dapur komunal adalah cita-cita awal kelompok agar petani bisa memanfaatkan waktu untuk istirahat dan melakukan kegiatan lainnya seperti memlihara ternak dan lain-lain”, terang Edi, Manejemen Koperasi AMJ.
Dapur komunal adalah konsep produksi gula kelapa secara kolektif yang dikelola oleh koperasi dengan tujuan agar biaya produksi lebih efisien. Targetnya lewat dapur komunal pengrajin gula cukup hanya menyetorkan air nira. Saat ini AMJ sedang menyiapkan operasional dapur tersebut. Rahayu.

 

Short URL: http://bit.ly/2udHrRb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.