Membuat produk yang dicintai pengguna

By : Sam Altman

Tulisan berikut adalah lanjutan dari terjemahan ceramah Sam Altman di Stanford University. Ceramah ini diterjemahkan secara bebas dan hanya diambil bagian yang dirasa oleh translator penting. Untuk versi lengkap, bisa mengunjungi sumber asli.

Selanjutnya, saya akan berbicara tentang bagaimana membuat produk hebat. Dan disini, definisi produk yang saya maksud masih luas. Mencakup tentang  dukungan pelanggan, berbagai informasi yang menjelaskan produk, dan tentang interaksi dengan pelanggan.

Untuk membangun perusahaan yang sangat hebat, pertama-tama kamu harus mengubah ide hebat menjadi produk hebat. Ini memang sangat sulit, tetapi sangat penting, dan untungnya cukup menyenangkan. Meskipun produk hebat selalu saja ada yang baru dan terus bermunculan, tapi ada cukup banyak kesamaan atau benang merah yang bisa kami ceritakan pada kalian.

Salah satu pekerjaan terpenting bagi seorangpendiri adalah memastikan perusahaannya membuat produk yang hebat. Banyak founder startup sukses berceritadimana mereka menghabiskan hampir semua waktu dengan duduk di depan komputeratau berbicara dengan pelanggan mereka di masa awal pembuatan produk. Jadi, mereka mengalokasikan banyak waktu untuk membuat sebuah produk.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah adalah bagaimana membuat sesuatu produk yang dicintai pengguna. Di YC, kami memberi tahu founder untuk fokus mengerjakan produk mereka, berbicara dengan pengguna, berolahraga, makan dan tidur. Semua hal lain seperto Public Relation, konferensi, merekrut penasihat, melakukan kemitraan — harus kamu abaikan dahulu.

Pekerjaan besarmu sebagai founder adalah membuat sesuatu yang dicintai pengguna. Sangat sedikit perusahaan yang berhasil menjadi hebatsebelum melewati fase ini. Banyak startup yang hebat di atas kertas namun kemudian gagal karena hanya membuat sesuatu yang disukaioleh segelintir orang. Karena membuatproduk yang diinginkan sedikit orangadalah cara yang hebat untuk gagal.

Pelajaran yang sering kami sampaikan di YC adalah, lebih baik membuat sesuatu yang dicintai sedikit orang dahulu, ketimbang membuat seuatu yang hanya disukai oleh banyak orang. Tentu saja membuat sesuatu yang dicintai sedikit pengguna, adalah pilihan terbaik. Tetapi  membuatitu untuk versi 1 dari sebuah produk  jarang tidak mudah bagi sebuah startup.

Jadi pilihan yang bisa kamu pilih saat membuat produk adalah, kamu buat sesuatu yang disukai banyak pengguna, atau sesuatu yang dicintaioleh sejumlah kecil pengguna. Nah, saran kami adalah: bikin produk  yangdicintai sejumlah kecil pengguna terlebih dahulu. Karena jauh lebih mudah mengembangkan produk dari yang dicintaioleh sedikit orang, ketimbang dari produk yang sekadar disukai banyak.Jadi saran saya adalah: temukan sekelompok kecil pengguna, dan buat mereka mencintaiapa yang kamu lakukan.

Salah tolak ukur pertumbuhan produkmu adanya getok tular, cerita dari mulut ke mulut.Karena jika kamumembuat sesuatu yang dicintai orang, merekaakan memberi tahu teman-temannya. Namun jika kamu merasa tak ada masalah jika produkmu tidak tumbuh, misalnya karena ada backup modal yang kuat atau sejenisnya, itu pertanda startupmu akan mengalami masalah yang serius di kemudian hari.

Produk hebat adalah rahasia untuk pertumbuhan jangka panjang. Meskipunkamusudah merencanakanstrategi pertumbuhan, tapi kamu belum punya produk yang benar-benar dicintai oleh sekelompok orang, kamudipastikanhanya buang-buang waktu. Jika kamu punya produk hebat, jangan terlalu khawatir dengan persaingan. Karena sangat sedikit startup yang mati karena persaingan karena kebanyakanmerekamati akibat gagal membuat sesuatu yang dicintai pengguna.

Saran lain untuk membuat sesuatu yang dicintai pengguna: mulailah dengan sesuatu yang sederhana. Karena jauh lebih mudah mengembangkan produk hebat jika kamupunya versi sederhananya. Bahkan, perusahaan sekelas Google sekalipun versi pertamanyasangat sederhana, yaitu hanya halaman web dengan kotak teks dan dua tombol.

Untuk membuat produk yang hebat, kamuperlu bantuan beberapa pengguna untuk memberi upan umpan balik(feedback) yang kamu dapatkan secara manual. Jadi jangan melalui iklan, misal melalui Google Adwords.Jumlahnya tidak tidak perlu banyak, karena kamu hanya butuh mereka yang bersedia memberikan feedback,  dan akhirnya mencintai produkmu. Ben Silbermann (founder pinterest) misalnya, ketika semua orang berpikir Pinterest adalah lelucon, ia mencari pengguna Pinterest dengan mengobrol dengan orang asing di kedai kopi. Dia jugaberjalan di sekitar Palo Alto dan berkata, “Maukah enggak kamucoba produk saya?”.

Jadi, dapatkan konsumen secara manual, dan ingat bahwa tujuannya adalah untuk mendapatkan sekelompok kecil yang mencintai produkmu. Pahami kelompok itu dengan sangat baik, berusahalah sangat dekat dengan mereka. Bahkan jika kamu sedang membuat produk sendiri, dengarkan pengguna dari luar, dan mereka akan memberi tahumubagaimana cara membuat produk yang mereka bersedia membayar atasnya. Lakukan apa saja yang bisa kamulakuakn agar mereka mencintai proudkmu,  dan buat mereka tahu apa yang sedang kamu upayakan. Karena mereka nantiny akan menjadi pendukung yang membantumu mendapatkan pengguna berikutnya.

Secara detail, tanyakan juga pada mereka apa yang disukai dan tidak suka, dan saksikan saat mereka menggunakannya. Tanyakan kepada mereka apa yang akan mereka bersedia membeli produkmu. Tanyakan apakah mereka akan kecewa jika perusahaanmu pergi. Tanyakan juga apa yang akan membuat mereka merekomendasikan produk tersebut kepada teman-teman mereka, dan tanyakan juga apakah mereka sudah merekomendasikan untuk teman-temannya.

Dalam tanpa ini kamu perlu memakai metrik tertentu agar hasilnya tetap objektif. Jika Kamu membangun layanan Internet, abaikan hal-hal semisal jumlah total pendaftar. Tapi lihat pertumbuhan dan pengguna aktif, tingkat aktivitas, retensi kohor, pendapatan, dan hal yang penting dan bersifat objektif.

Jadi sebagai penutup, saya ingin menenekankan lagi betapa pentingnya membuat produk hebat dan dicintai oleh penggunanya. Kelas selanjutnya akan diteruskan oleh Dustin Muskovits. []

  • Diterjemahkan oleh Aef Nandi,HC

 

Short URL: http://bit.ly/2pqbmk6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.